Kab.Serang | indonesiamembangun.com – Desa Leuwi Limus Kecamatan Cikande Kabupaten Serang Provinsi Banten tahun 2025 menerima dana desa sekitar Rp. 1.090.414.000,- tanggal 27 Maret 2025 desa tersebut menerima dana desa tahap satu sekitar Rp 557.842.400 ,- lalu dana desa tahap 2 tahun 2025 belum dilaporkan oleh Pemdes ke Kementrian, laporan Kades ke Kementrian terkait penggunaan dana desa tahap satu tahun 2025 katanya dipergunakan untuk :
- Biaya Penanggulangan Kerawanan SosialRp 5.000.000
- Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa 1 PAKET Biaya Koordinasi Pemerintah Desa Biaya Koordinasi Bersama Pemerintah Desa Rp 15.300.000
- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa ** 100 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa Pembangunan Rabat Beton Jalan Desa Kp. Cirendol RT. 13/04 (Uk. 100 X 4 X 0,15 M) Rp 86.719.211
- Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan 1 PAKET Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Lainnya Belanja Jasa Honorarium/Insentif Pelayan Desa Rp 5.400.000
- Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan 1 UNIT Ambulance Belanja Bahan Bakar Minyak/Gas/Isi Ulang Tabung Pemadam Kebakaran Rp 4.550.000
- Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll) 50 ORANG Jumlah Peserta Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan Pendidikan dan Penyuluhan Gizi Seimbang Untuk Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga Rp 7.865.000
- Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll) 50 ORANG Jumlah Peserta Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Desa Rp 7.970.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 5 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya Belanja Jasa Honorarium/Insentif Pelayan Desa Rp 18.000.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 1 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya Konsumsi Kegiatan Kader Rp 5.400.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 1 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya Operasional Penyelenggaraan Posyandu Rp 3.420.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 800 ORANG Jumlah Ibu Hamil Konsumsi Kelas Ibu Hamil Rp 5.700.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 2.600 UNIT Makanan Tambahan Belanja Konsumsi PMT Rp 26.250.000
- Keadaan Mendesak 45 KK Bantuan Langsung Tunai (BLT) – Dana Desa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT DD ) Rp 81.000.000
- Keadaan Mendesak 45 KK Bantuan Langsung Tunai (BLT) – Dana Desa Operasional Penyaluran BLT-DD Rp 3.105.000
- Penyertaan Modal 2 Rupiah Penyertaan Modal BUMDes Penyertaan Modal Desa Rp 141.000.000
Hal tersebut dikatakan oleh Syamsudin, SH.,MH selaku Advokat/Pengacara dan aktivis yang tinggal di Banten, baru – baru ini.
Berangkat dari data dan atau informasi diatas, hasil investigasi, diduga laporan Kepala Desa Leuwi Limus ke Kementrian direkayasa, berpotensi merugikan keuangan Negara, adapun modus dugaan korupsi dana desa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa antara lain berupa markup proyek, penggelapan, kegiatan atau program fiktif, dan pemotongan anggaran, lalu Berita Acara Penggunaan dana desa diduga direkayasa dipihak lain Camat sepertinya hanya tutup mata saja, hal ini terhadap kegiatan :
- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa ** 100 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa Pembangunan Rabat Beton Jalan Desa Kp. Cirendol RT. 13/04 (Uk. 100 X 4 X 0,15 M) Rp 86.719.211
- Penyertaan Modal 2 Rupiah Penyertaan Modal BUMDes Penyertaan Modal Desa Rp 141.000.000
Tahun 2024 dana desa yang diterima Desa Leuwi Limus yaitu Rp. 1.180.985.000,- laporan Kades ke Kementrian katanya dana desa tersebut digunakan untuk :
- Dukungan Penyelenggaraan Pencegahan dan Penanggulangan Kerawanan Sosial Rp 15.430.000
- Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa 0 PAKET Biaya Koordinasi Pemerintah Desa Biaya Koordinasi Bersama Pemerintah Desa Rp 19.800.000
- Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll) 1 UNIT Poster/Baliho/Lainnya atas ke masyarakat Informasi APBDes, LPJ, dan lainnya Rp 45.634.731
- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) ** 100 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Pembangunan TPT Jl. Kp. Curug Dulang RT. 11/04 (P.100 X T.1,20 X L.0,30 M) Rp 107.856.260
- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) ** 6 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Pembangunan Gorong-gorong Jl. Kp. Curug Dulang RT. 18/04 (P.6 X T.1,20 X L.0,80 M) Rp 16.000.000
- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa ** 100 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa Pembangunan Jl. Kp. Curug Dulang RT. 18/04 (4,5 X 100 X 0,15 M) Rp 296.807.730
- Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan 1 PAKET Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Lainnya Belanja Honorarium Pelayanan Desa Rp 11.530.000
- Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan 1 UNIT Ambulance Belanja Bahan Bakar Minyak dan Gas Oksigen Rp 10.800.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 12 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya Rp 48.817.793
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 1 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya Belanja Jasa Honorarium/Insentif Pelayan Desa Rp 12.000.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 1 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya Belanja Konsumsi Kegiatan Kader Posyandu 5 Pos Rp 3.150.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 1 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya Penyelenggaraan Operasional Posyandu Rp 3.392.793
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 500 ORANG Jumlah Lansia Pemberian Makanan Tambahan Kelas Lansia Rp 8.450.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 250 ORANG Jumlah Ibu Hamil Pemberian Makanan Tambahan Kelas Ibu Hamil Rp 9.400.000
- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 2.000 UNIT Makanan Tambahan Pemberian Makanan Tambahan Rp 32.425.000
- Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa (Obat-obatan, Tambahan Insentif Bidan Desa/Perawat Desa, Penyediaan Pelayanan KB dan Alat Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin, dst) 12 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya Rp 9.350.000
- Keadaan Mendesak 80 KK Bantuan Langsung Tunai (BLT) – Dana Desa Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Rp 288.000.000
- Keadaan Mendesak 12 KK Bantuan Pangan / Sembako OP BLT DD Rp 6.767.476
- Pelatihan/Bimtek/Pengenalan Teknologi Tepat Guna untuk Pertanian/Peternakan ** 50 ORANG Jumlah Peserta Pelatihan/Bimtek/Pengenalan Teknologi Tepat Guna untuk Pertanian/Peternakan Kegiatan Penyuluhan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah Rp 11.690.000
- Pelatihan/Bimtek/Pengenalan Teknologi Tepat Guna untuk Pertanian/Peternakan ** 50 ORANG Jumlah Peserta Pelatihan/Bimtek/Pengenalan Teknologi Tepat Guna untuk Pertanian/Peternakan Kegiatan Penyuluhan Budidaya Hewan Ternak Domba Garut Rp 7.690.000
- Peningkatan Produksi Peternakan (Alat Produksi dan pengolahan peternakan, kandang, dll) 1 UNIT Jumlah alat produksi dan pengolahan peternakan yang diserahkan Budidaya Ternak Domba Rp 217.518.600
Terhadap laporan Kades tersebut diatas diduga ada beberapa kegiatan yang berpotensi di korupsi sehingga berakibat merugikan keuangan Negara seperti :
- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) ** 100 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Pembangunan TPT Jl. Kp. Curug Dulang RT. 11/04 (P.100 X T.1,20 X L.0,30 M) Rp 107.856.260
- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa ** 100 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa Pembangunan Jl. Kp. Curug Dulang RT. 18/04 (4,5 X 100 X 0,15 M) Rp 296.807.730
- Peningkatan Produksi Peternakan (Alat Produksi dan pengolahan peternakan, kandang, dll) 1 UNIT Jumlah alat produksi dan pengolahan peternakan yang diserahkan Budidaya Ternak Domba Rp 217.518.600
Untuk itu Kami menindaklajuti dugaan korupsi pengelolaan dana desa oleh Pemerintah Desa Leuwi Limus tersebut dan saat ini Kami lagi mengumpulkan alat bukti dari sumber yang ada, lalu bila ada pihak – pihak yang mengetahui dugaan korupsi tersebut lembaga Kami siap menerima informasi dan alat bukti, hal ini dengan cara dapat menghubungi Kami di Email : aktivissyamsudin@gmail.com
Dipihak lain Kami juga akan melaporkan Kepala Desa Leuwi Limus ke Tipikor Polres Serang dan Polda Banten berikut ke Kejaksaan Negeri Serang lalu Kejati Banten sebab dalam pengunaan dana desa tahun 2024 sd 2025 diduga ada perbuatan melawan hukum (PMH) yang dilakukan oeh oknum Pemdes sehingga mengakibatkan kerugian Negara, tegas Syamsudin.
Media ini berupaya konfirmasi ke Kepala Desa dengan mendatangi Kantor Desa, namun sangat disayangkan Kades belum bisa ditemui, dilain tempat beberapa Masyarakat dimintai komentar nya kontek pengelolaan dana desa tahun 2024 sd 2025 oleh Pemdes, mereka mengatakan bahwa Pemdes tidak transparan gunakan dana desa, sementara BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan Camat sepertinya kurang berfungi dalam melakukan pengawasan kinerja Kepala desa.(Bet/Red)













